7 Jenis Susuk Paling Ampuh

Rp0.00

Description

7 Jenis Susuk Paling Ampuh

Berbicara tentang susuk, tentu Anda sudah tidak asing lagi mendengarnya, namun tahukah Anda sebenarnya, di Indonesia ada banyak sekali jenis susuk. Diantaranya susuk Emas, susuk Perak, susuk Intan, dan susuk Berlian. Tidak hanya itu saja, dalam perkembangannya proses pasang susuk, ternyata juga bisa diambil dari bahan bahan alam yang sering kita jumpai, seperti bagian dari anggota badan binatang samberlilin, dan bahkan dari ujung padi raja lele pun bisa dimanfaatkan sebagai bahan pasang susuk.

Jenis Susuk

Kalau ditinjau dari kacamata magis atau supranatural, setiap benda yang digunakan untuk pasang susuk sebenarnya memiliki karakter tersendiri. Dengan kata lain, setiap benda yang dimanfaatkan dalam proses pemasangan susuk memiliki aura (pancaran sinar energi) tersendiri.

Jika dijabarkan seperti apa aura masing masing benda yang digunakan untuk pasang susuk, kurang lebih sebagai berikut:

  • Emas memiliki aura kuning keemasan
  • Perak memiliki aura putih kekuning
  • Permata memiliki aura putih menyilaukan
  • Intan memiliki aura putih menyejukkan
  • Mutiara memiliki aura putih menyejukkan
  • Baja Alam memiliki aura pelangi (beraneka ragam warna)
  • Samberlilin memiliki aura kebiru – biruan.

Nah setiap pancaran aura dari masing masing benda tersebut memiliki sifat dan pengaruh tersendiri bagi orang yang memandangnya. Dan jika dijabarkan, kurang lebih penjelasannya sebagai berikut:

  • Aura emas membangkitkan semangat atau gairah
  • Aura perak membangkitkan semangat dan kedamaian
  • Aura permata membangkitkan kesejukan atau meluluhkan
  • Aura intan membangkitkan kesejukan atau meluluhkan
  • Aura mutiara membangkitkan kesejukan, kedamaian dan keabadian
  • Aura baja alam meliputi karakter yang terdapat pada benda benda di atas.
  • Aura samberlilen memancarkan cahaya kedamaian dan keagungan dan rasa  ingin memiliki.

Susuk hanya berperan sebagai penunjang saja. Sebab yang paling penting itu justru berasal dari pancaran kepribadian (suasana batin) dirinya sendiri. Dengan kata lain, andaikata seseorang mengenakan susuk kinasih (pesona), akan tetapi dalam bergaul ia masih kaku, susah senyum, dan bahkan bertingkah kasar, maka aura yang terdapat pada susuk itu tidak akan terpancar dengan maksimal, karena terhambat atau terhalangi oleh energi aura negatif dari diri sendiri.

Untuk info lebih lanjut bisa hubungi staff admin kami.